Apa Itu Hiatus? Simak Penjelasan Berikut!

Ketika mengikuti seorang penulis, penyanyi atau orang-orang yang membuat suatu karya, pasti suatu saat pernah berhenti dari kegiatannya. Salah satunya untuk sekedar beristirahat atau mencari inspirasi baru bagi kreatifitas mereka selanjutnya, sehingga banyak orang bertanya apa itu hiatus?

Arti Kata Hiatus Menurut Beberapa Sumber

Kata hiatus mungkin pernah terdengar di telinga Anda dari orang-orang yang menghasilkan karya tadi. Sebenarnya, ada beberapa sumber mendefinisikan arti kata tersebut. Misalnya dalam kamus-kamus berbagai bahasa seperti Oxford Dictionary, Meriam-Webster dan KBBI.

Apa itu Hiatus

Dalam kamus Meriam-Webster, Cambridge dan Oxford, Hiatus adalah cara seseorang mengatakan akan berhenti sejenak dari pekerjaan yang mereka lakukan hanya dalam beberapa saat.

Hal ini juga sama artinya bahwa orang tersebut memberi jeda kegiatan dan memulai lagi setelahnya.

Sementara menurut KBBI, Hiatus berasal dari Bahasa Latin yang sama dan berarti memberikan jeda, celah, renggang, penundaan atau rehat sejenak atas kegiatan sebelumnya untuk memulai lagi nanti. Kata ini sering digunakan pada tahun 2017 dan masih bertahan hingga sekarang.

Perbedaan Hiatus dengan Vakum

Mungkin Anda juga akan bertanya-tanya, jika hiatus berarti si penulis, penyanyi, aktor atau siapapun mereka yang menghasilkan suatu karya memilih rehat dari kegiatan masing-masing. Lalu apa bedanya kata tersebut dengan vakum? Jika dipikirkan sekilas maknanya sama saja.

Sebenarnya, kedua kata tadi memiliki perbedaan yang cukup sederhana yakni hanya berdasarkan waktunya. Jika pemilik profesi tersebut menggunakan hiatus saat akan rehat dari kegiatannya berarti Ia telah menetapkan kapan akan kembali berkegiatan lagi.

Sementara jika orang tersebut menggunakan vakum dari pekerjaannya maka Ia belum menentukan kapan akan kembali berkegiatan lagi. Apakah dalam waktu dekat atau lambat, para penggemar harus sabar menunggu. Ketidak pastiannya memang terletak di sana.

Baca juga: Arti Doorprize

Contoh Penggunaan Kata Hiatus oleh Beragam Profesi

Bagi Anda yang suka dengan dunia tulis menulis, menggambar atau membuat video, biasanya banyak dari mereka menggunakan kata hiatus ketika tengah mendapat kesibukan lain dari kegiatan tersebut. Waktu rehatnya pun juga tidak terlalu lama sehingga penggemar dapat mengantisipasi.

Contoh kalimat yang sering digunakan seperti “Sebelumnya, maaf, dalam waktu dekat ini akan hiatus karena (pemilik profesi) masih ada kesibukan lain (kebanyakan tengah menghadapi ujian, skripsi, kerjaan menumpuk dan lainnya) serta akan kembali dalam dua minggu kedepan. Ditunggu ya! ”

Jika pengumuman hiatus kebanyakan begitu, maka beda dengan yang satu lagi. Biasanya, kata tersebut dikeluarkan oleh orang lain seperti manajer atau penanggung jawab contohnya, “ Maaf sekali, (nama penyanyi) ini akan vakum untuk sementara waktu” dari sini, waktunya kapan belum jelas.

Profesi yang Sering Menggunakan Kata Hiatus

Setelah mengetahui apa itu hiatus lewat beberapa penjelasan di atas, sekarang Anda juga harus tahu profesi mana saja yang sering menggunakan kata tersebut ketika hendak istirahat sebentar saat menghasilkan karya-karya menarik. Berikut contohnya.

  1. Penulis Cerita

Menjadi seorang penulis cerita memang tidak selalu mudah karena ada banyak halangan yang menghampiri saat tengah menghasilkan karya. Misalnya saja ketika kehabisan ide, mendapat komentar buruk dari pembaca, tidak ada inspirasi dan masih banyak lagi.

Untuk mengatasi hal itu, banyak penulis memilih untuk hiatus sementara waktu sambil kembali menyusun ide-ide mereka yang pernah hilang begitu saja ketika menulis. Waktunya pun tidak lama, kebanyakan dalam hintungan minggu atau bulan namun jarang sekali jika tahunan.

  1. Pembuat Komik

Sama halnya dengan penulis cerita, pembuat komik atau animasi juga sering kali mengumumkan jika mereka akan hiatus dari pekerjaan bila sedang dilanda kesibukan dan tengah kehabisan ide. Kebanyakan para pelakunya memang melakukan itu karena hobi, bukan kerja tetap.

Berbeda sedikit dengan penulis cerita, pembuat komik atau animasi sering hiatus lama karena mereka butuh banyak waktu dalam menggambar dan membuat alurnya lagi supaya lebih menarik. Biasanya istirahat tersebut dalam hitungan bulan saja, tidak sampai tahunan.

  1. Blogger dan Content Creator

Menjadi seorang blogger maupun content creator memang bukan hal yang mudah. Anda benar-benar harus memikirkan apakah isi dari karya tersebut bisa diterima banyak orang atau tidak karena kebanyakan hanya mementingkan rating dan tidak berpikir sisi menarik dari buatannya.

Bila seorang blogger atau content creator mengambil waktu untuk hiatus maka penggemarnya harus sabar karena mereka juga tidak bisa menentukan seberapa lama akan berhenti dari dunia tersebut. Meski waktunya belum jelas namun kegiatan itu kurang bisa disebut vakum.

  1. Youtuber

Meskipun menjadi seorang Youtuber terlihat sangat menjanjikan namun mereka juga sering kali dilanda kebingungan saat membuat karya. Selain waktu update diharuskan teratur jika ingin mendapat bayaran dari Youtube, orang-orang tersebut juga harus berhadapan dengan netizen.

Bagaimana cara netizen menanggapi karya dari Youtuber kadang dipandang berlebihan. Komentar mereka seringkali menohok tanpa memikirkan pembuatnya. Belum lagi jika video tersebut tidak sesuai ekspektasi. Kadang, lumrah saja jika orang-orang itu hiatus dulu.

  1. Penyanyi

Dalam kategori ini, penyanyi juga termasuk boyband dan girlband. Seperi beberapa kasus idol Kpop dari Korea Selatan yang memilih hiatus dalam jangka waktu tahunan karena mereka disibukkan dengan kegiatan individu atau agensi belum mengeluarkan jadwal comeback.

Beberapa penyanyi dari Amerika dan Eropa pun juga mengeluarkan keputusan yang sama ketika mereka memilih untuk hiatus sementara waktu sebelum menghasilkan karya lain atau world tour. Dalam kasus ini, kebanyakan memang mengambil jangka tahunan.

Baca juga: Hunting Adalah

Ketentuan dalam Mengambil Hiatus

Sebenarnya, dalam mengambil keputusan hiatus tersebut tidak ada ketentuan khusus. Mereka memang sengaja beristirahat sementara waktu karena ingin. Sambil mengumpulkan kembali ide-ide untuk karya selanjutnya dan menyapa penggemar dengan lebih baik.

Ketentuan dari hiatus sendiri bagi sebagian orang mungkin hanya dilihat soal pengambilan jangka waktunya saja. Asalkan tidak terlalu lama dan masih memberi kabar kepada penggemar maka mereka bisa menggolongkan orang tersebut tengah mengambil cuti.

Kebanyakan profesi yang sering dianggap vakum oleh banyak orang padahal mereka tidak mengeluarkan pengumuman resmi adalah musisi, aktor maupun novelis karena sering mengambil liburan dalam jangka waktu lama sementara masyarakat ingin menikmati karyanya lagi.

Dampak dari Mengambil Hiatus

Sama seperti keputusan lain, mengambil hiatus dalam jangka waktu yang lama juga akan mempengaruhi reputasi mereka meskipun orang tersebut telah menyandang nama besar. Apalagi jika kapan kembalinya tidak tentu, orang-orang pasti bosan menunggu.

Hal itu membuat jumlah penggemar berkurang dan berpindah pada pembuat karya yang lain. Meskipun aksi mereka selanjutnya juga masih ditunggu-tunggu dan diharap mampu membuat gebrakan baru. Langkah untuk mengurangi dampak ini adalah sering berkabar lewat sosial media.

Banyak profesi yang mengambil cuti masih berkabar dengan penggemar mereka lewat media sosial sesekali. Seolah memberi isyarat jika orang tersebut masih memperhatikan fans meski tengah hiatus. Hal ini ternyata mampu mengurangi dampaknya.

Setelah mengenal apa itu hiatus, tentunya jadi semakin tahu kenapa orang-orang tersebut sengaja mengambil cuti dari profesi mereka dan menghormati pilihan untuk istirahat sejenak sembari menjernihkan pikiran lagi. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar